Perbedaan Cat Epoxy dan Epoxy Coating

Bangunan rumah menjadi salah satu objek yang mendapatkan banyak perhatian.

Berkenaan dengan model dan gaya yang selalu berubah. Hal paling populer adalah penggunaan epoxy pada lantai.

Namun banyak yang belum mengerti mengenai perbedaan cat epoxy dengan epoxy coating. Meskipun memiliki istilah yang mirip ternyata perbedaan keduanya sangat besar.

Untuk itu penting diketahui perbedaan diantara ke duanya agar tidak salah mengaplikasikan desain yang telah dibuat pada kreatifitas mempercantik lantai.

Berikut ini penjelasan secara rinci mengenai perbedaan cat epoxy dengan epoxy coating ;

Perbedaan Cat Epoxy dengan Epoxy Coating

1. Berdasarkan Definisi

Perbedaan paling utama adalah melalui pengertian di antara keduanya sudah tidak sama. pengertian cat epoxy adalah cat yang digunakan untuk melapisi permukaan lantai atau pun permukaan padat lainnya.

Seperti cat lantai umum yang dijual di toko bangunan dengan sedikit epoxy. Dan biasanya digunakan sebagai lapisan dasar sebelum menggunakan epoxy coating.

Sedangkan epoxy coating adalah pelapisan pada lantai dengan menggunakan epoxy.

Memiliki daya rekat serta ciri yang berbeda sangat jauh dari segi tampilan maupun sifat. Hal ini akan sangat terlihat ketika sudah di aplikasikan pada lantai.

2. Berdasarkan Tampilan Fisik

Secara kasat mata, car epoxy akan memiliki kepadatan yang lebih rendah. Ketebalan yang lebih tipis. Serta ketahanan yang kurang di bandingkan dengan epoxy coating.

Sangat berbeda bila epoxy coating yang diaplikasikan pada lantai.

Tampilan lantai menjadi lebih padat, dengan tekstur lebih keras dan terkesan kokoh.

Epoxy coating membuat tampilan yang lebih mengkilap serta cantik. Sering digunakan pada layanan publik ataupun diaplikasikan di rumah pribadi dalam garasi.

Sifat yang lebih terlihat licin dan mengkilap akan membuat proses menyapu dan membersihkan lebih cepat dan mudah.

3. Berdasarkan Kandungan Zat

Kandungan yang terdapat di dalam kedua zat ini jauh sangat berbeda. Seperti di contoh kan cat epoxy merupakan cat lantai biasa.

Sering diaplikasikan pada lantai garasi dengan kandungan lateks akrilik. Meskipun terkadang terdapat kandungan epoxy namun hanya dalam jumlah yang sangat sedikit

Sedangkan untuk epoxy coating lebih banyak tersusun dari epoxy atau perpaduan yang membuat daya reka menjadi sangat super.

Perpaduan antara resin epoxida serta pengeras polimin. Dengan reaksi yang diciptakan akan membuat nlapisan kuat dan padat. Namum mengandung unsur dekoratif yang tinggi.

4. Perbedaan Cara Pengaplikasian

1) Cat Epoxy

Penggunaan dari cat epoxy memiliki langkah yang berbeda dengan penggunaan epoxy coating.

Meskipun memiliki tujuan yang sama, untuk memperindah tampilan lantai. Namun bagi bahan yang tersusun dari lateks akrilik ini memerlukan langkah pengerjaan sebagai berikut:

Membersihkan lantai dan memastikan lantai dalam keadaan bersih

Proses pembersihan dapat berupa dengan kegiatan menyapu dan mengepel.

Memastikan tidak ada kotoran yang tersisa. Dapat pula dilakukan dengan vacum cleaner besar yang memiliki kemampuan sedot yang kuat.

Hal ini akan menjadi langkah penting dalam pengecatan. Sisa kotoran akan membuat cat tidak menempel dengan sempurna.

Memastikan semua celah tertutup

Menghilangkan celah dengan mengunakan epoxy grout.

Kemudian disusul dengan proses priming. Hal ini pun akan berpengaruh sangat besar pada kesuksesan pengecatan.

Menggunakan lapisan cat epoxy

Langkah terakhir adalah pengaplikasian.

Untuk proses pengecatan pastikan hanya menggunakan kas berkualitas. Yang akan mencegah cat tumpah dan menimbulkan tetesan perusak tampilan.

Pengecatan dapat dilakukan beberapa kali. Namun pastikan terlebih dahulu lapisan sebelumnya telah kering.

2) Epoxy Coating

Lantai yang bersih mengkilat, dan terlihat lebih memiliki nilai estetika adalah impian semua orang. Hal ini dapat diperoleh dengan menerapkan cara epoxy coating, dengan cara:

Pembersihan lantai

Sama halnya dengan dengan cat epoxy, untuk menggunakan epoxy coating juga harus dipastikan bahwa lantai dalam keadaan bersih. Dapat pula dengan mengelupaskan lapisan cat lama yang menempel pada lantai.

Pendempulan

Proses mendempul dilakukan dengan aplikasi cat epoxy dan floor hardener.

Ini untuk membentuk lapisan pertama pada lantai. Menutup pori dan menyiapkan untuk proses selanjutnya.

Finishing

Tahapan penambahan epoxy coating, hal ini dapat dilakukan dengan banyak cara.

Baik dengan kuas ataupun rol. Namun proses penggunaan epoxy coating tidak sembarangan bisa dilakukan oleh semua orang. Hanya tenaga ahli dan terlatih saja yang bisa melakukannya.

Hal ini juga dikarenakan bahan epoxy adalah zat kimia berbahaya.


Itulah tadi penjelasan mengenai perbedaan acat epoxy dengan epoxy coating.

Meskipun istilah yang digunakan hampir sama namun memiliki makna yang berbeda.

Agar hasil yang diharapkan sesuai dengan yang diinginkan. Percantik tampilan interior bangunan dengan cat epoxy atau epoxy coating.

Cara Melepas Epoxy

Cat merupakan bahan pelapis berbagai media agar menjadi lebih awet dan terlihat lebih bersih dan indah. Salah satu jenis cat yang digunakan untuk melapis berbagai permukaan yakni epoxy. Penggunaan cat epoxy kini juga semakin populer karena dinilai lebih hemat dan lebih awet. Namun, terkadang pada kesalahan perawatan atau karena faktor usia penggunaan lapisan epoxy perlu perbaikan. Perbaikan tersebut tentunya memerlukan cara melepas cat epoxy.

Melepas cat epoxy bukan perkara mudah tetapi perlu dilakukan jika memang sudah waktunya untuk diperbaiki. Epoxy sendiri banyak dipergunakan pada lantai beton serta permukaan berpori yang membutuhkan perlindungan dan pemadatan. Oleh karena itu, cat epoxy yang sudah melekat cenderung cukup sulit dihilangkan terutama jika sudah melekat dengan pori-pori. Namun, melepas cat epoxy akan mudah dilakukan dengan mengikuti cara yang tepat.

Tujuan Pelepasan Cat Epoxy

Penggunaan cat epoxy memang dinilai memiliki ketahanan yang cukup lama serta tidak mudah rusak.

Namun, pada hal-hal tertentu diperlukan perbaikan atau penggantian epoxy yang sudah lama. Oleh karena itu, diperlukan pelepasan cat epoxy dengan tujuan sebagai berikut :

Memperbaiki lapisan lama yang sudah rusak.

Melepas cat epoxy yang pertama tentunya dengan tujuan memperbaiki lapisan terdahulu yang mulai mengalami kerusakan.

Lapisan epoxy yang sudah lama terkadang tampak pecah atau mengelupas seiring berjalannya waktu serta penggunaannya yang terus menerus.

Memperbaiki daya tahan lapisan.

Cat epoxy yang sudah lama biasanya ketahanannya semakin menurun. Oleh karena itu, melepas cat epoxy juga memiliki tujuan untuk menggantinya dengan lapisan epoxy yang baru agar lebih awet.

Memperbaiki lapisan yang ada di bawah cat.

Terkadang cat epoxy mengalami kerusakan bukan dari catnya tetapi dari lapisan yang ada di bawahnya.

Oleh karena itu, untuk memperbaikinya tentu memerlukan cara melepas cat epoxy.

Mengganti dengan warna yang baru.

Meskipun sebagai cat pelapis, epoxy juga memiliki beragam warna yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Jika dalam kasus tertentu perlu dilakukan penggantian warna maka perlu melepaskan cat epoxy yang lama.


Cara Melepas Cat Epoxy Pada Lantai

1. Mempersiapkan Keamanan

Cara melepas cat epoxy yang pertama yakni dengan mempersiapkan keamanannya. Hal ini dikarenakan pada saat membersihkan cat epoxy akan menggunakan peralatan serta cairan kimia yang cukup berbahaya.

Sebaiknya gunakan baju tertutup, sepatu boots, masker, dan sarung tangan. Kemudian persiapkan peralatan kebersihan lainnya yang diperlukan.

2. Membersihkan Permukaan Lapisan

Bersihkan permukaan lapisan cat epoxy dengan cara mengepel hingga bersih. Kemudian pastikan permukaan telah kering dan siap untuk dilakukan pelepasan cat.

Hal ini dimaksudkan agar proses pelepasan cat epoxy menjadi lancar dan tidak terkontaminasi oleh kotoran. Kotoran akan masih terpisah akan membuat proses pembersihan menjadi tidak maksimal.

3. Penggunaan Larutan Solvent

Solvent merupakan salah satu bahan yang dapat membantu melepaskan cat epoxy.

Cairan ini merupakan cairan kimia berbahaya dan harus berhati-hati dalam penggunaannya. Cara penggunaannya adalah sebagai berikut:

Siapkan stripper.

Stripper ini merupakan bahan pelarut untuk melarutkan solvent.

Caranya dengan melarutkannya ke dalam 10 bagian air atau gunakan sesuai kebutuhan. Sebaiknya lihat petunjuk penggunaannya terlebih dahulu.

Gunakan larutan untuk mengepel.

Larutan stripper dengan solvent tadi difungsikan untuk melakukan pengepelan pada permukaan cat epoxy.

Penggunaan larutan ini dapat membuat cat epoxy mudah terlepas.

Pasang kipas angin dan pastikan sirkulasi udara lancar.

Pelepasan cat epoxy terutama yang terletak dalam ruangan sebaiknya dipastikan sirkulasi udaranya lancar dan dipasang kipas ingin.

Penggunaan larutan solvent akan menghasilkan bau menyengat sehingga perlu kipas angin agar lebih cepat menguap.

4. Proses Pelepasan Cat Epoxy

Setelah melakukan pembersihan dengan larutan solvent maka cat epoxy dapat terlepas dari lantai.

Sampai di sini proses pelepasan cat epoxy selanjutnya tinggal melakukan penggosokkan pada permukannya hingga ke seluruh bagian.

Proses ini perlu dilakukan berulang-ulang hingga lapisan cat benar-benar terlepas.

5. Melakukan Pembersihan Kembali

Jika seluruh bagian cat epoxy sudah terlepas maka yang perlu dilakukan adalah membersihkannya dengan mengepel kembali.

Proses ini bertujuan untuk menghilangkan bahan kimia yang digunakan untuk melepaskan cat epoxy tadi. Pastikan pengepelan terakhir ini menggunakan kain pel yang lain lagi agar hasilnya lebih bersih.


Itulah tujuan dan cara melepas cat epoxy pada lantai dengan benar. Sebaiknya lakukan cara tersebut secara berulang-ulang agar pelepasan cat epoxy lebih maksimal.

Cat epoxy memang banyak digunakan untuk rumah hingga gedung-gedung besar lainnya.

Penggunaan cat epoxy sendiri dinilai cukup kuat serta tahan lama sehingga lebih menghemat biaya.

Namun, adakalanya perlu dilakukan pelepasan cat epoxy dengan tujuan tertentu.

Tips Memilih Jasa Epoxy Lantai

Tips memilih jasa epoxy lantai semakin banyak dicari di tengah-tengah populernya cat epoxy ini.

Kini banyak orang yang ingin memperindah lantai dengan cat tersebut.

Oleh karena itu mulailah bermunculan jasa epoxy lantai yang siap menyulap lantai rumah maupun gedung menjadi lebih indah.

Tips Memilih Jasa Epoxy Lantai Berkualitas

Epoxy lantai menjadi terobosan baru yang memberikan banyak manfaat untuk kualitas lantai.

Cat epoxy lantai akan memperkuat daya tahan lantai terhadap goresan maupun beban yang berat, sehingga cat ini kini laris dipasaran. Berikut akan dijelaskan tips memilih jasa epoxy lantai yang berkualitas:

1. Pilihlah Harga Yang Sesuai

Tips memilih jasa epoxy lantai yang pertama dan paling utama adalah memilih harga. Banyak jasa epoxy lantai yang memasang harga beragam.

Baiknya sesuaikan dengan budget yang dimiliki, namun pilihlah juga kualitasnya. Jangan hanya memilih harga yang murah namun tidak memiliki kualitas karena hal ini akan sangat merugikan.

2. Pertimbangkan Letak dan Lokasi Agen

Kini telah banyak jasa epoxy lantai yang tersebar di seluruh Indonesia. Akan lebih menghemat biaya ketika memilih jasa epoxy lantai yang paling dekat dengan rumah.

Selain itu pertimbangan lokasi juga dapat mempermudah pekerjaan agar cepat selesai nantinya. Pemilik rumah juga akan lebih mudah memantau kinerja jasa epoxy lantai tersebut.

3. Perhatikan Jam Terbang

Ketika memilih jasa epoxy lantai jam terbang menjadi hal yang penting. Semakin tinggi jam terbang maka akan semakin bagus kualitas kinerja maupun hasil yang diberikan. Biasanya jasa yang mempunyai jam terbang tinggi telah memiliki banyak hasil kerja.

Hasil kerja tersebut akan dipublikasikan kepada khalayak umum sebagai portofolio agar banyak yang mengetahui kualitas jasa epoxy lantai tersebut. Lihatlah dengan seksama gambar-gambar hasil karya pada jasa epoxy tersebut.

4. Perhatikan Bahan Bahan yang Digunakan

Saat memilih jasa epoxy lantai pembeli harus mengetahui bahan epoxy yang digunakan pada agen jasa tersebut.

Apakah bahan yang berkualitas sesuai dengan harganya, atau bahkan menggunakan bahan yang bal-abal.

Hal ini sangat penting untuk menunjang sebuah hasil lantai yang baik dan tahan lama. Jangan sampai salah pilih ya!

5. Pilih Rating Tertinggi

Memilih jasa epoxy lantai yang berkualitas juga dapat dilakukan di internet.

Maka pilihlah jasa epoxy lantai yang memiliki ratting tertinggi dengan banyak ulasan yang positif. Dengan ulasan-ulasan positif tersebut menandakan bahwa agen jasa tersebut terpercaya dan berkualitas.

6. Perhatikan Pemberian Garansi

Pemberian garansi juga penting dipertimbangkan. Banyak jasa epoxy lantai yang memberikan garansi.

Pilihlah jasa epoxy tersebut yang memberikan garansi paling lama, karena ini akan menguntungkan pembeli jika sewaktu-waktu hasil pekerjaan rusak atau tidak sesuai harapan.

7. Service yang Diberikan

Carilah jasa epoxy lantai yang memberikan full service untuk memudahkan pembeli.

Sebaiknya pilih service yang sekiranya paling menguntungkan, karena kenyamanan pembeli adalah yang utama.

8. Temui Jasa Epoxy secara Langsung

Tips memilih jasa epoxy lantai yang terakhir yaitu menemui agen jasa tersebut secara langsung juga penting. Pembeli akan dapat melakukan kerjasama dengan baik, selain itu pembeli juga akan mempelajari kontrak perjanjian secara langsung pula sehingga terhindar dari penipuan.

Pelajari kontrak perjanjian dengan seksama untuk menghindari kesalahpahaman.

Melalui pertemuan secara langsung akan terjalin komunikasi yang baik. Pembeli juga akan dapat menilai bagaimana tim pekerja yang akan dipilih, apakah tim yang baik? Atau justru tidak.


Begitulah tips memilih jasa epoxy lantai yang dapat dijadikan pedoman untuk para pembeli yang berencana menggunakan jasa epoxy lantai agar tidak terhindar dari rasa kecewa. Pilihlah dengan seksama dan jangan tergesa-gesa agar pilihan agen jasa tepat dan tidak tertipu dengan kualitas yang abal-abal.

Cara Membersihkan Lantai Epoxy

Lantai epoxy memang memiliki sifat yang kuat dan tahan dengan air dalam waktu sangat lama.

Memiliki nilai estetika yang sangat tinggi untuk mempercantik lantai indoor. Namun sifat kuat tersebut menjadikan lantai epoxy susah untuk dibersihkan. Tetapi ada cara membersihkan lantai epoxy yang sangat jitu.

Dengan menggunakan cara paling ampuh ini, membersihkan lantai epoxy tidak lagi sulit. banyak keuntungan yang diperoleh ketika menggunakan salah satu dari ketiga langkah ini.

Tentunya kegiatan membersihkan lantai menjadi lebih efisien dan efektif. Berikut ini adalah ketiga langkah yang dapat digunakan:

Cara Membersihkan Lantai Epoxy yang Bagus

1. Proses Persiapan

Persiapan adalah langkah yang sama pentingnya dengan metode pembersihan.

Hal ini karena dengan menggunakan proses persiapan yang sempurna akan menjamin keamanan dalam kerja.

Proses pembersihan lantai epoxy adalah langkah yang berisiko karena akan berhubungan dengan zat kimia.

Berikut adalah langkah persiapan yang harus dilakukan sebelum melakukan pembersihan lantai epoxy:

Menggunakan Alat Perlindungan Diri

Perlindungan diri menjadi hal paling utama dalam melakukan pembersihan lantai epoxy. Dengan melindungi diri maka ancaman bahaya dari asap yang dihasilkan tidak akan mengenai kulit, mata, hidung dan seluruh tubuh.

Epoxy adalah pelapis lantai yang tersusun dari bahan kimia berbahaya. Yang akan membahayakan pula saat dibersihkan.

Alat perlindungan diri yang digunakan adalah pakaian lengkap dengan sepatu, kaca mata dan juga penutup hidung dan sarung tangan kerja. Pakaian yang melekat dengan tubuh akan memberikan perlindungan lebih maksimal.

Kacamata yang digunakan adalah jenis goggle agar tidak ada celah yang bisa dilewati udara masuk ke mata.

Memastikan Sirkulasi Udara Lancar

Agar tidak mengganggu proses pernafasan, memastikan udara bergerak dengan lancar menjadi tahan persiapan yang tidak boleh terlewat.

Tahapan ini dapat dilakukan dengan membuka lubang ventilasi ruangan. Baik melalui pintu maupun jendela, sehingga asap hasil pembersihan epoxy dapat keluar dengan bebar.

Menghirup nafas yang dihasilkan akan memberikan masalah kesehatan pada saluran nafas.

Sehingga selain menggunakan masker, membuka lubang ventilasi pun perlu untuk dilakukan.

Menjauhkan dari Jangkauan Anak-Anak

Yang tidak boleh untuk di abaikan dari cara membersihkan lantai epoxy adalah membiarkan anak berada di dekat lantai yang dibersihkan. Hal ini menjadi sangat rawan dan berbahaya.

Terlebih anak belum mengetahui mengenai bahaya yang dihadapi. Usahakan agar anak dan hewan berada jauh dari lokasi lantai yang akan dibersihkan .

2. Metode Pembersihan

Cara Penurunan Suhu

Hal pertama yang bisa dilakukan adalah dengan membuat epoxy menjadi beku untuk membersihkannya. Dilakukan dengan menyiapkan bahan dan alat yang diperlukan.

Berupa refrigaren semprot, palu serta pisau dempul. Dengan langkah pertama adalah menyemprotkan refigaren ke arah lantai. Dilakukan dengan mengambil daerah yang tidak terlalu lebar.

Kemudian tunggu membeku. Setelah itu memukul epoxy dengan palu dan bersihkan serpihan menggunakan pisau dempul.

Dengan Zat Kimia

Pengerjaan membersihkan lantai epoxy yang berikutnya adalah dengan menggunakan zat kimia.

Hal yang harus dipersiapkan pertama kali adalah paint tiner, larutan penegtral paint tiner dan pisau dempul. Tuangkan paint tiner ke lantai dan tunggu sampai dengan satu jam sampai larutan meresap.

Setelah itu lantai dioles dengan cairan penetral paint tiner yang menggunakan larutan trinatrium fosfar 3 sendok dengan air hangat satu ember.

Oleskan dengan spons, lalu tunggu sekitar lima menit. Untuk kemudian bisa di kikis dengan menggunakan pisau dempul.

Bila tidak semua lapisan epoxy terkikis maka ulang langkah tersebut hingga semua lapisan bisa dibersihkan.

Penggunaan Kalor atau Proses Pemanasan

Epoxy adalah zat kimia yang berubah menjadi sangat kokoh dan  padat setelah bereaksi dengan suhu.

Oleh karena itu pembersihan lantai epoxy pun dapat menggunakan kekuatan panas agar lantai meleleh. Cara ini menjadi cara efektif untuk dilakukan, dengan hasil maksimal dalam waktu yang singkat.

Langkah pertama adalah dengan menyiapkan solder atau haet gun ( pistol pemanas).

Kemudian memanaskan permukaan lantai, dilakukan di area kecil terlebih dahulu. Maka lantai akan meleleh bila telah mencapai suhu lebih dari titik leleh yaitu 94°c.

Setelah lantai teras lunak dan dapat di kikis, maka gunakan pisau untuk mengikis permukaan lantai.

Lakukan langkah tersebut berulang sampai semua lantai epoxy yang akan dibersihkan telah terkikis sempurna.

Proses Akhir

Tahapan yang terakhir adalah dengan merapikan semua alat. Membuang kikisan lantai ke dalam tempat sampah dan melepas alat perlindungan diri.

Setelah itu tahapan membersihkan lantai epoxy benar-benar telah selesai dilakukan.


Itulah cara membersihkan lantai epoxy yang mudah dan ampuh. Memperhatikan keamanan menjadi hal yang tidak boleh luput.

Perlindungan diri adalah kunci menuju keselamatan kerja. Terlebih berhubungan dengan bahan-bahan kimia seperti epoxy.

Cara Melapisi Lantai Beton dengan Epoxy

Cara melapisi lantai beton dengan epoxy harus dilakukan melaui tahapan yang benar untuk menghasilkan kualitas lantai yang maksimal. Proses pelapisan lantai tersebut juga tidak boleh tergesa-gesa karena akan mempengaruhi hasil lantai nantinya. Maka persiapkanlah segala sesuatunya dengan matang untuk menunjang proses pekerjaan berjalan lancar.

Walaupun pelapisan lantai beton dengan epoxy ini dilakukan oleh ahlinya, namun informasi ini juga penting untuk calon pembeli yang akan memakai epoxy. Hal apa saja yang harus diperhatikan pembeli sebelum melapisi lantai beton dengan epoxy? Berikut penjelasannya.

Perencanaan Melapisi Lantai Beton dengan Epoxy

1. Keadaan Area Harus Memenuhi Standar

Sebelum lantai dilapisi dengan epoxy sebaiknya cek terlebih dahulu keadaan lantai apakah telah memenuhi standard atau belum. Lantai tersebut harus memiliki kekuatan yang tinggi serta telah dibuat dengan perencanaan yang baik seperti contohnya lantai beton.

2. Umur Bangunan Lantai Beton

Apabila lantai beton tergolong bangunan yang baru maka tidak diperbolehkan memasang epoxy terlebih dahulu.

Tunggulah minimal 1 bulan barulah bangunan tersebut siap dilapisi dengan cat epoxy. Alasannya karena bangunan beton baru belum cukup kuat menahan beban berat secara lansung.

3. Lantai Harus Kering

Keadaan lantai beton sendiri harus kering terbebas dari noda cairan seperti minyak, susu, kopi dan lain sebagainya. Perhatikan pula tingkat kelembapan lantai yaitu berkisar 80% RH.

4. Siapkan Alat yang Berkualitas

Siapkan alat-alat yang akan digunakan dalam melapisi epoxy seperti roller dan vakum cleaner yang berkualitas agar hasil memuaskan.

5. Buka Jendela dan Ventilasi Ruangan

Pastikan pula saat pengaplikasian cat epoxy ke beton semua jendela, pintu dan ventilasi harus dibuka demi keselamatan para pekerja.

6. Tidak Merokok

Merokok saat pengerjaan cat epoxy ini sangat tidak diperbolehkan karena akan membahayakan keadaan.


Tahapan Melapisi Beton dengan Epoxi

1. Persiapan Area

Cara melapisi lantai beton dengan epoxy yang dasar adalah persiapkan area lantai.

Kosongkan area lantai beton dari berbagai macam barang agar pekerjaan lebih bebas leluasa dan mudah dilakukan tanpa terhalang benda-benda.

2. Bersihkan Area Lantai Beton

Berihkan dahulu area lantai beton agar terhindar dari berbagai macam kotoran.

Banyaknya kotoran pada permukaan lantai akan membuat hasil lantai tidak akan mulus nantinya. Pakailah vakum cleaner berkualitas agar lantai benar-benar bersih.

3. Grinding Area Lantai Beton

Grinding area adalah proses wajib cara melapisi lantai beton dengan epoxy.

Proses grinding adalah pembukaan pori-pori lantai agar cat epoxy nantinya dapat masuk ke dalam pori-pori lantai dengan baik. Tahap ini juga akan membersihkan lantai agar lebih bersih dari sebelumnya.

4. Pengisian Primer Epoxy

Primer epoxy adalah lapisan pertama dalam tahap pengerjaan cat epoxy ke lantai beton.

Pengisian primer ini harus dilakukan secara menyeluruh ke semua permukaan lantai. Kemudian tunggu lantai hingga kering dan dilarang untuk diinjak.

5. Plamir Epoxy Pada Area

Lapisan kedua setelah primer epoxy adalah plamir epoxy menggunakan raskam atau cape scrap pada area lantai beton tersebut, tunggu pula hingga kering baru dilanjutkan pada langkah berikutnya.

6. Pengecekan Hasil Plamir

Pengecekan hasil plamir harus dilakukan dengan teliti untuk memastikan semua area lantai beton terplamir dengan rata.

Apabila ada beberapa bagian yang dirasa kurang plamir maka bisa ditambahkan. Tahap ini akan membuat lantai terhindar dari warna yang tidak seimbang nantinya.

7. Pengaplikasian Epoxy Warna

Pengaplikasian epoxy warna adalah hal utama pada cara melapisi lantai beton dengan epoxy.

Langkah ini merupakan tahapan yang harus dilakukan dengan maksimal untuk memberikan hasil yang maksimal pula. Tahap ini disebut pula epoxy coting yaitu base coat atau epoxy dasar.

8. Pengamplasan Area

Setelah lantai diberi epoxy lantai dan telah benar-benar kering, tahap selanjutnya yaitu lantai beton harus diamplas untuk menuju finishing yang sempurna.

9. Finishing

Finishing adalah tahapan terahir pada proses aplikasi epoxy lantai beton. Tahap ini yaitu pemberian epoxy lantai yang membuat lantai mengkilap


Begitulah tahapan cara melapisi lantai beton dengan epoxy yang harus dilalui.

Bukan suatu pekerjaan yang mudah bukan?

Oleh karena itu apabila melapisi lantai beton dengan epoxy harus memiliki perencanaan dan persiapan yang matang untuk hasil yang memuaskan dan maksimal.

Rangkaian Proses Epoxy Lantai

Salah satu cara yang tepat agar lantai terlindungi dengan baik adalah dengan penggunaan cat pelapis yang disebut dengan epoxy.

Ada beberapa jenis epoxy yang diklasifikasikan berdasarkan beberapa hal. Lalu bagaimana proses pengerjaan epoxy lantai?

Berikut beberapa langkah proses pengerjaan epoxy pada lantai yang mudah dan bisa dipraktekkan:

Proses-Proses Pengerjaan Epoxy Lantai

1. Mengosongkan Area Permukaan Lantai

Sebelum mulai pada proses pengerjaan epoxy lantai, perlu dilakukan pengosongan dan pembersihan area.

Barang-barang seperti meja, kursi maupun lemari bisa digeser ke tempat lain terlebih dahulu.

Hal ini bertujuan untuk memudahkan proses pengerjaan epoxy pada lantai agar hasilnya bisa merata pada seluruh lantai.

Area yang akan di cat disarankan benar-benar dalam keadaan kosong dan lapang serta tidak ada barang apapun kecuali perlengkapan yang dibutuhkan.

2. Mempersiapkan Permukaan Lantai

Setelah dilakukan pengosongan area, maka selanjutnya adalah mempersiapkan permukaan.

Biasanya aplikator profesional menjalankan prosedur persiapan substrat. Hal ini perlu dilakukan dengan tujuan untuk memastikan adhesi antara epoxy dengan substrat menggunakan metode grinding atau pengamplasan.

Pada bagian yang terkena minyak juga perlu dilakukan pembersihan secara kimiawi.

Hal ini bertujuan agar epoxy lebih mudah ketika diplikasikan pada lantai serta tidak menimbulkan efek yang kasar karena sebelumnya permukaan sudah diamplas.

3. Pembersihan Area Permukaan Lantai

Pembersihan area sangat penting sebelum proses pengerjaan epoxy lantai dilakukan. Hal ini dikarenakan akan berpengaruh pada jumlah cat primer yang dibutuhkan.

Semakin bersih area maka cat primer yang dibutuhkan juga akan semakin sedikit.

Untuk membersihkan area dari debu dan residu bisa menggunakan vakum cleaner. Karena jika tidak dibersihkan terlebih dahulu maka banyak partikel yang akan terperangkap di dalam coating. Sehingga dengan begitu akan membuat adhesi melemah secara signifikan.

4. Perataan Permukaan Lantai

Area yang sudah bersih saja belum cukup karena lantai yang akan di epoxy harus memiliki area yang rata.

Oleh karena itu, setelah proses pembersihan menggunakan vacum cleaner selanjutnya adalah meratakan permukaan lantai menggunakan mesin floor polisher.

Hal ini bertujuan untuk membuang noda yang sudah lama dan mengeras.

Noda yang sudah mengeras tersebut hanya bisa dihilangkan menggunakan mesin floor polisher sehingga sebaiknya persiapkan terlebih dahulu alat tersebut.

5. Tambal Permukaan Lantai

Apabila lantai mengalami kerusakan atau retak akibat tertimpa benda keras seperti besi yang jatuh ke lantai perlu dilakukan penambalan. Penambalan atau yang biasa disebut dempul ini menggunakan material dari epoxy.

Proses ini tentu saja berfungsi untuk menutupi bagian-bagian yang rusak agar bisa bagus kembali. Sehingga dengan permukaan yang ditambal akan membuatnya tetap rata.

6. Lapiskan Cat Primer Pada Lantai

Pada proses pengerjaan epoxy lantai, melapisi permukaan lantai dengan cat primer memiliki beberapa fungsi. Diantaranya yaitu membuat lantai memiliki daya tahan yang lebih kuat dan berumur lebih panjang dan memiliki adhesi yang lebih baik ke substrat.

Cat primer akan melapis substrat serta menghilangkan resiko gas dan gelembung. Primer juga mampu mengurangi jumlah cat yang akan dibutuhkan pada proses selanjutnya.

7. Lapiskan Plamir Epoxy Pada Lantai

Permukaan yang sudah dilapisi oleh cat primer dan didiamkan hingga kering kemudian dilapisi dengan plamir epoxy.

Proses ini dilakukan menggunakan kape scrap atau raskam agar lebih merata dan menyeluruh. Jika sudah kemudian diamkan selama beberapa jam hingga plamir epoxy benar-benar kering di permukaan lantai.

8. Lakukan Sortir Plamir

Lantai yang sudah kering tadi kemudian dilakukan proses sortir plamir. Sortir plamir ialah proses yang dilakukan untuk mengecek plamir.

Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa plamir sudah benar-benar merata dan melakukan penambahan plamir apabila terdapat bagian yang masih kurang rata. Plamir yang tidak rata akan berpengaruh pada warna yang menjadi belang ketika proses pengecatan epoxy sudah selesai.

9. Lakukan Pengecatan Epoxy Dasar

Proses pengerjaan epoxy lantai selanjutnya adalah melakukan pengecatan epoxy dasar. Pengaplikasian epoxy dasar ini digunakan sebagai lapisan awal epoxy lantai.

Setelah proses pengecatan dilakukan secara merata selanjutnya diamkan beberapa jam hingga permukaan lantai benar-benar kering. Jika sudah bisa dilakukan proses pengamplasan pada seluruh permukaan lantai agar lebih halus dan maksimal hasilnya.

10. Finishing

Tahap akhir dari proses pengerjaan ini adalah finishing. Pada tahap ini prosesnya sama dengan pada saat melakukan pengecatan epoxy dasar.

Aplikator hanya melakukan pengulangan agar mendapatkan hasil epoxy coating dengan ketebalan yang sesuai. Jadi jika dirasa sudah cukup tebal bisa kembali didiamkan hingga permukaan benar-benar kering.


Nah itulah beberapa langkah proses pengerjaan epoxy lantai. Sebelum memulai pengerjaan ini sebaiknya persiapkan terlebih dahulu semua peralatan yang dibutuhkan untuk menunjang proses ini.

Meskipun proses ini cukup mudah namun tetap harus dilakukan oleh seorang yang profesional. Gunakan jasa ahli agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal dan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan keinginan.

Harga Sandblasting Painting

Sering kita dapat pertanyaan seperti, berapa ya biaya pekerjaan Sandblasting painting untuk tangki, lembaran plat besi, besi struktur, pipa dan material besi lainnya? Biasanya pekerjaan Sanblasting ini termasuk juga proses pengecatan (Painting).

Pada umumnya biaya Sandblasting Painting dihitung berdasarkan luas per m2 (meter persegi) atau bisa juga dihitung dalam kg (kilogram). Ada juga yg menghitung secara borongan (lump sum) terutama jika bentuk bendanya tidak beraturan atau jumlah/ volumenya kecil.

Ada beberapa parameter atau  variabel  untuk menentukan berapa biaya sandblasting painting sehingga harga berbeda-beda dan tidak bisa di buat sama. Beberapa hal yang mempengaruhi penentuan biaya Sandblasting Painting adalah sebagai berikut:

  • Jenis Barang
  • Ukuran/ DImensi Barang
  • Bobot (berat) barang
  • Kondisi barang (baru atau bekas pakai)
  • Lokasi Pekerjaan
  • Standar safety area pekerjaan
  • Kondisi barang sudah terpasang atau masih bahan baku
  • Memerlukan alat bantu untuk pemindahan atau tidak (handling)
  • Memerlukan alat bantu ketinggian atau tidak (Scafolding, gondola)
  • Spesifikasi material cat yang digunakan
  • Jenis Inspeksi pengecatan yang dipakai
  • Dll

Berdasarkan hal tersebut diatas, penentuan biaya Sandblasting Painting harus dilakukan dengan hati-hati karena parameter bisa berbeda-beda disetiap pekerjaan.

PT. Eltama Prima Indo mempunyai pengalaman dan didukung oleh tenaga kerja yang berpengalaman serta mempunyai peralatan kerja sendiri sehingga dipercaya untuk melakukan pekerjaan Sandblasting di lingkungan perusahaan BUMN seperti PERTAMINA, WIKA, REKIND maupun Perusahaan swasta lainnya.

Cara Mengatasi Kerusakan Lantai Epoxy

Epoxy adalah bahan yang banyak digunakan untuk cat lantai atau sebagai bahan pelapis. Penggunaan epoxy sendiri cenderung banyak digunakan pada lantai seperti lantai gudang, lapangan olahraga, dan sebagainya.

Oleh karena itu, lantai tersebut akan banyak terinjak atau dilewati berkali-kali dengan berat tertentu sehingga lama-kelamaan biasa terjadi kerusakan. Dalam hal ini diperlukan penanganan terhadap kerusakan dan cara mengatasi pada epoxy.

Epoxy merupakan sebuah bahan kimia cair yang banyak dikenal dalam dunia bangunan. Cairan tersebut adalah hasil resin dari proses polimerisasi epoksida.

Epoxy pada umumnya digunakan ke dalam berbagai campuran bahan kimia yang berfungsi sebagai bahan pengeras. Dalam penggunaannya, epoxy juga banyak digunakan dalam campuran lem dan cat.

Jenis Kerusakan pada Epoxy dan Cara Mengatasinya

1. Kerusakan Akibat Kesalahan Penggunaan

Kebanyakan lantai yang menggunakan epoxy adalah lantai dari beton. Sebelum melapisi lantai dengan epoxy biasanya diperlukan beberapa langkah.

Langkah tersebut termasuk langkah dalam penggunaan epoxy pada lantai beton. Jika terjadi kesalahan dalam penggunaannya maka lapisan epoxy juga akan mengalami kerusakan lebih cepat.

2. Kerusakan Akibat Banjir

Dalam permukaan lantai yang sangat luas biasanya terdapat resapan air terutama pada lantai yang sering terkena air hujan.

Lantai berlapis epoxy akan mudah rusak seiring kerusakan lapisan beton di bawahnya yang sering terkena genangan air. Dalam hal ini juga akan berpengaruh pada kekuatan lantai yang lama kelamaan  akan menurun.

3. Kerusakan oleh Kesalahan Pencampuran

Penggunaan epoxy sebagai cat lantai tentunya dicampurkan dengan berbagi bahan kimia lainnya terutama bahan pengeras.

Pencampuran tersebut harus sesuai karena jika tidak akan membuat lantai mengalami kerusakan. Kerusakan tersebut biasanya seperti lantai yang bergelembung atau warna yang tidak merata.

4. Kerusakan oleh Faktor Usia Lantai

Penggunaan epoxy tentunya dengan tujuan agar lantai lebih tahan lama. Namun, setiap bahan tentunya memiliki usianya masing-masing.

Kerusakan yang paling umum dari penggunaan epoxy yakni karena faktor usia. Lantai dengan lapisan epoxy tentunya juga akan mengalami kerusakan seperti pecah-pecah dan mengelupas.


Cara Mengatasi Kerusakan pada Lantai Epoxy

Penggunaan epoxy pada lantai atau media lainnya memang bertujuan untuk membuatnya lebih awet. Namun, seiring berjalannya waktu serta penggunaannya yang terus menerus tentu lapisan epoxy juga akan mengalami kerusakan.

Dalam hal ini mengetahui tentang kerusakan dan cara mengatasi pada epoxy menjadi sangat penting untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan. Berikut cara mengatasi kerusakan pada epoxy :

1. Melakukan Pengecatan Lantai dengan Langkah yang Benar

Kerusakan dan cara mengatasi yang pada epoxy yang pertama yakni melakukan pengecatan lantai dengan langkah yang benar.

Alangkah baiknya dilakukan dengan urutan berikut:

Melakukan pengecekan pada kondisi lantai.

Dalam hal ini lantai yang akan diperbaiki harus diketahui terlebih dahulu kondisinya. Jika belum baik maka perlu pembenahan pada lantai atau lapisan bawahnya.

Mempersiapkan cat epoxy dengan kualitas baik.

Gunakan cat epoxy dengan kualitas yang baik agar diperoleh hasil yang memuaskan. Selain itu, kualitas cat juga berpengaruh pada cara penggunaannya yang terbilang lebih mudah.

Mengaplikasikan cat epoxy dengan cara yang tepat.

Pengaplikasian cat epoxy harus menggunakan cara yang tepat agar lebih maksimal dalam penggunaannya. Sebaiknya ikuti petunjuk penggunaannya.

2. Menghindari Material Yang Dapat Merusak Lapisan Epoxy

Kerusakan epoxy biasanya disebabkan karena gesekan dengan benda lain. Benda tersebut biasanya seperti batu kerikil atau pasir.

Sebaiknya hindari benda tersebut masuk ke dalam gedung atau tempat yang sudah dicat dengan epoxy. Hal ini dikarenakan dapat terjadi kontaminasi dan membuat lapisan epoxy lebih cepat rusak.

3. Memperbaiki Struktur Lantai

Menggunakan epoxy pada lantai tentunya harus memperkirakan struktur lantai. Terutama beban yang nantinya akan dilalui. Lantai yang sering dilalui dengan beban berat akan mengalami kerusakan yang juga akan berdampak pada lapisan epoxy di atasnya.

Oleh karena itu, diperlukan perbaikan pada struktur lantai yang juga akan menunjang ketahanan dari lapisan epoxy.

4. Menghindari Genangan Air

Ruangan atau lantai yang menggunakan epoxy tak jarang akan tergenang air karena resapan air yang kondisinya kurang baik.

Oleh karena itu, sebisa mungkin menghindarkan lapisan epoxy dari genangan air. Salah satunya dengan selalu membersihkan lantai setelah tergenang air dan mengkondisikan lantai berlapiskan epoxy selalu kering.

5. Selalu Membersihkan Permukaan Lapisan dan Memperhatikan Masa Penggunaannya

Mengatasi kerusakan pada epoxy tentunya dengan selalu menjaga kebersihannya untuk memperpanjang usia lapisan epoxy.

Selain itu, perlu juga diperkirakan masa penggunaannya untuk mempersipkan perawatan terhadap lapisan epoxy jika nantinya mengalami kerusakan.


Itulah tentang kerusakan dan cara mengatasi pada epoxy. Penggunaan lapisan epoxy pada lantai atau media lainnya memang dinilai lebih awet serta lebih hemat biaya.

Namun, dalam penggunaannya diperlukan pengaplikasian epoxy dengan tepat agar hasilnya maksimal.

Selain itu, sangat penting diketahui cara mengatasi kerusakan epoxy agar untuk menentukan langkah perbaikan yang tepat.

Seputar Epoxy Lantai, Apa itu Epoxy?

Pada proses pembangunan suatu gedung atau rumah, lantai menjadi salah satu hal yang cukup penting.

Untuk itulah lantai perlu dilindungi agar orang-orang yang berada di dalamnya dapat terlindungi dengan maksimal.

Salah satu caranya adalah dengan menggunakan cat pelapis khusus lantai yang disebut epoxy lantai.

Apa itu epoxy dan apa manfaatnya bagi lantai? Berikut ini uraian dan penjelasannya secara mendetail.

Apa itu Epoxy?

Epoxy secara umum merupakan bahan kimia atau bisa juga dikatakan sebagai jenis resin dari proses polimerisasi dan epoksida.

Epoxy biasa digunakan sebagai bahan perekat, coating maupun cat untuk berbagai material. Pertama kali diciptakan di Amerika Serikat dan Swiss pada tahun 1930an.

Kemudian diproduksi secara lebih lanjut pada tahun 1946-1947 sebagai bahan perekat maupun lem.

Epoxy kerap kali dalam penerapannya dicampur dengan bahan hardener maupun bahan pengeras.

Hal ini bertujuan untuk merubah sifat cair pada epoxy menjadi padat dan membuatnya semakin kuat dan tahan terhadap suhu yang tinggi. Selain itu juga agar epoxy memiliki ketahanan terhadap reaksi kimia yang cukup tinggi.

Bagi Anda yang membutuhkan jasa epoxy lantai, kami PT Eltama Prima Indo siap bekerjasama secara profesional. Berikut adalah portfolio kami: Lihat Portfolio.


Jenis-Jenis Epoxy Lantai

1. Berdasarkan Bahan Baku

Jenis epoxy lantai berdasarkan bahan baku terdiri dari 3 jenis. Diantaranya epoxy yang mengandung pelarut solvent maupun thinner. Jenis epoxy ini sangat mudah ditemui pada toko cat.

Selanjutnya adalah epoxy yang mengandung pelarut air maupun water based epoxy.

Untuk jenis epoxy ini belum terlalu banyak ditemukan di toko cat.

Namun kedua jenis ini paling sering digunakan oleh kontraktor karena tingkat kekentalannya yang rendah sehingga mudah diaplikasikan pada lantai.

Selanjutnya adalah epoxy yang mengandung 100% padatan atau solid content 100%.

Jenis ini akan lebih sulit ketika diaplikasikan pada lantai karena karakteristik maupun tekstur kekentalannya yang lebih tinggi dari 2 jenis sebelumnya.

2. Berdasarkan Tingkat Ketebalan

Jenis epoxy lantai berdasarkan tingkat ketebalannya juga dibagi menjadi 3.

Diantaranya epoxy coating yaitu epoxy lantai yang memiliki ketebalan 300-500 micron.

Kemudian epoxy floor yaitu pelapisan cat epoxy lantai yang memiliki ketebalan 1000-3000 micron. Jenis epoxy selanjutnya adalah epoxy mortar. Pada epoxy jenis ini memiliki ketebalan hingga 3-5 mm.


Keunggulan Epoxy Lantai

1. Mampu Melindungi Struktur Utama Lantai

Salah satu keunggulan dari epoxy lantai adalah mampu melindungi struktur utama lantai.

Sebagai contoh lantai yang dicat epoxy adalah lantai 2 atau 3 maka struktur utama lantai akan terlindungi.

Apabila lantai tidak terproteksi bisa dibayangkan ketika dipel secara terus menerus atau terkena zat kimia tentu akan merusak struktur utama. Lantai epoxy juga memiliki daya rekat yang sangat bagus.

2. Lantai Lebih Awet

Keunggulan penggunaan epoxy lantai lainnya adalah membuat lantai menjadi lebih awet dan tahan lama.

Lantai epoxy tidak akan mudah pecah karena suhu udara yang tinggi ataupun akibat benda keras yang jatuh ke lantai. Dengan epoxy lantai tentu akan membuat lantai menjadi lebih kuat dan tahan lama.

3. Lantai Lebih Bersih

Jika dilihat sekilas mungkin tidak akan begitu terlihat perbedaan antara lantai keramik dengan epoxy. Namun ruangan laboratorium disarankan menggunakan epoxy karena akan lebih mudah dibersihkan baik dari kotoran maupun zat kimia.

4. Ruangan Lebih Higienis

Rumah sakit menjadi salah satu bangunan dengan penggunaan lantai epoxy yang paling banyak. Hal ini dikarenakan jamur tidak akan bisa berkembang pada ruangan dengan lantai epoxy karena memiliki sifat anti bakteri.

Untuk itulah tentu saja ruangan dengan lantai epoxy akan menjadi lebih higienis dan sehat jika dibandingkan dengan lantai yang tidak menggunakan epoxy.

5. Menghemat Biaya Perawatan

Penggunaan cat pelapis epoxy lantai akan membuat lantai menjadi lebih awet dan tahan lama karena sudah tertutup rapat dan terlindungi.

Dengan begitu maka tidak perlu mengeluarkan biaya untuk perawatan maupun perbaikan lantai yang mengalami kerusakan. Dana yang seharusnya digunakan untuk memperbaiki lantai bisa dialokasikan untuk keperluan lain.

6. Keselamatan Lebih Terjamin

Keunggulan lainnya dari penggunaan epoxy pada lantai adalah keselamatan yang lebih terjamin.

Dalam hal ini dikarenakan lantai tahan terhadap selip, suhu, dampak yang ekstrim maupun kebakaran. Sehingga tentu akan menjaga keselamatan orang-orang yang berada di dalam ruangan.


Nah itulah penjelasan mengenai apa itu epoxy lantai secara detail. Untuk menggunakan cat pelapis ini, pilihlah yang mudah diaplikasikan pada lantai dan memiliki kualitas yang baik. Hal ini agar lantai juga dapat terproteksi dengan baik dan epoxy pun dapat berfungsi secara maksimal.

Fungsi Primer pada Epoxy Lantai

Salah satu trik mempercantik tampilan dalam ruangan adalah dengan penerapan cat epoxy yang digunakan untuk lantai.

Secara prosedural ada beberapa langkah yang harus dilakukan agar hasil epoxy menjadi maksimal.

Salah satunya adalah penggunaan aplikasi prier. Kegunaan aplikasi primer pada cat epoxy lantai memiliki banyak manfaat penting.

Kemajuan dalam bidang desain membuat terciptanya banyak terobosan baru yang dalam bidang ini. Banyak trik dan tahapan yang dilakukan sehingga membuat hasil epoxy lantai menjadi lebih maksimal dan bagus.

Berikut adalah kegunaan aplikasi primer pada cat epoxy lantai sebagai prosedur awal penggunaan cat epoxy:

6 Fungsi Primer pada Epoxy Lantai

1. Membuat Rekatan Semakin Kuat

Aplikasi primer bertujuan untuk memberikan rekatan yang lebih kuat untuk lapisan atas epoxy.

Sehingga lantai akan bersifat lebih kokoh dan tidak mudah untuk terkelupas. Dengan adanya lapisan primer diantara lantai dasar dan lapisan atas memberikan kekuatan lebih kepada epoxy.

Sehingga selain indah penggunaan cat epoxy lantai memberikan efek lantai yang kokoh.

Hal ini akan menghemat biaya pemugaran bangunan dalam waktu yang sangat lama.

2. Menjaga Kelembaban Lantai

Bangunan yang terletak di atas bekas kolam atau di daerah yang mengandung air banyak membuat kelembaban sangat tinggi. Hal ini akan membuat epoxy sulit untuk melekat.

Untuk itu pentingnya menggunakan aplikasi primer.

Menutup dengan epoxy primer akan membuat kelembaban tidak naik ke permukaan lantai.

Aplikasi primer menahan kelembaban dan membuat permukaan lantai tetap kering. Hingga cat menempel menutupi semua jengkal lantai.

3. Merekatkan Lantai Yang Telah Terkena Reidu Oil

Noda bekas minyak yang menempel pada lantai akan membuat cat epoxy tidak bisa menempel.

Jadinya tidak akan mampu untuk merekat sempurna dan membuat cat mudah terkelupas. Cat yang mudah terkelupas akan membuat tampilan lantai menjadi sangat jelek.

Tujuan estetika dan fungsional dari penggunaan cat epoxy tidak akan tercapai bila ini terjadi.

Terlebih penggunaan pada ruangan yang telah digunakan untuk aktivitas yang melibatkan zat minyak. Baik oli, minyak dapur ataupun pelumas lainnya.

Bila akan dipercantik menggunakan epoxy maka aplikasi primer adalah jalan keluar terbaik.

Aplikasi primer akan membuat lantai yang telah terkena noda minyak tetap dapat tertutup sempurna dengan epoxy.

Dengan cara melapisi lantai terlebih dahulu dengan aplikasi primer. Dan setelah semua lantai tertutup, baru di cat dengan cat epoxy sesuai dengan keinginan.

4. Mencegah Terjadinya Gelembung

Pemasangan cat epoxy lantai memang memberikan banyak keuntungan. Namun bila tidak dilakukan oleh ahlinya  maka hasil yang diciptakan tidak akan maksimal.

Proses pemasangan yang harus dilakukan dengan hati-hati serta penuh pertimbangan membuat pemasangan akan sulit bila dilakukan oleh awam.

Termasuk hanya dengan hasil yang tidak maksimal, karena cat epoxy lantai sangat rawan menciptakan gelembung-gelembung di permukaan lantai.

Gelembung ini akan meninggalkan bekas pada lantai. Aplikasi primer mencegah semua itu terjadi. Penerapan aplikasi primer akan membuat gelembung udara menjadi tidak timbul dan lantai rata sempurna.

5. Menutup Pori

Salah satu hal yang paling di khawatirkan ketika menggunakan cat epoxy lantai adalah hasil yang tidak sesuai harapan. Kegagalan dari metode epoxy dapat di sebabkan oleh banyak hal.

Salah satunya adalah pori yang tidak rapat membuat epoxy lantai menjadi tidak sempurna.

Namun itu semu tidak akan terjadi bila menggunakan aplikasi primer. Bahan yang ringan namun juga mampu menutup celah dengan sempurna ini akan memastikan seluruh pori lantai tertutup.

Apabila pori lantai telah benar-benar hilang maka lapisan atas epoxy akan melekat dengan merata pada permukaan lantai.

6. Estetika

Kesan keindahan dalam penggunaan cat epoxy membuat bangunan menjadi nyaman dan indah.

Estetika yang diciptakan akan semakin besar bila cat epoksi menggunakan aplikasi primer. Sebagai lapisan dasar aplikasi primer adalah penyempurna untuk tampilan yang indah.

Zat pelapis yang memastikan kinerja dari epoxy berjalan dengan baik. Maka akan menciptakan keindahan yang sempurna. Lantai yang mengkilat, rata tidak bergelembung dan juga kering.

Membuat proses membersihkan tidak memakan banyak waktu. Di samping itu juga tampilan ruangan menjadi terlihat lebih luas, bersih dan nyaman.

Kesempurnaan dari cat epoxy akan diperoleh dengan mengunakan aplikasi primer. Pengecatan yang dilakukan oleh ahlinya pasti akan menggunakan lapisan dasar ini sebelum lapisan teratas cat.


Itulah beberapa kegunaan aplikasi primer pada cat epoxy lantai. Tampilan lantai yang cantik, megah, dan mudah dibersihkan bukan lagi hal mustahil.

Epoxy cat membantu mewujudkan setiap orang untuk memiliki lantai cantik impian.