Fungsi Cat Epoxy bagi Lantai

Manfaat cat epoxy bagi lantai kini jangan diragukan lagi, sehingga tidak heran apabila cat ini sangat laris di pasaran properti.

Banyak agen-agen properti yang merekomendasikan pemakaian cat epoxy untuk lantai. Hasilnya yang sangat memukau akan membuat lantai di mana pun terlihat semakin artistik.

Mungkin bagi sebagian orang chat epoxy masih terdengar asing. Maka sebelum mengetahui segudang manfaat cat epoxy bagi lantai ada baiknya mengenal terlebih dahulu apa itu cat epoxy.

Mengenal Cat Epoxy yang Semakin Populer

Cat epoxy lantai adalah sebuah cat khusus yang diciptakan sedemikian rupa untuk menjawab permasalahan lantai.

Kini banyak orang yang memerlukan formula khusus untuk merawat lantai agar lebih kuat, tahan goresan dan tahan noda maka cat epoxy adalah jawabannya.

Faktanya, epoxy ini adalah salah satu bahan kimia yang bersifat sangat kuat untuk melindungi permukaan kayu, logam, baja, besi bahkan beton.

Mengapa demikian?

Karena epoxy ini termasuk ke dalam jenis resin yang dihasilkan dari proses polimerisasi epoksida.

Epoxy ini banyak bereaksi dengan bahan pengeras atau hardener yang dapat membentuk suatu kekuatan untuk melindungi permukaan lantai dan bahan-bahan lain.

Oleh karena itu cat epoxy sangat bagus untuk permukaan lantai yang memerlukan keamanan seperti lantai garasi, lantai kamar mandi agar tidak licin dan lantai bengkel.

Bahkan saat ini penggunaan cat epoxy semakin meningkat karena banyak orang yang ingin memperindah lantai di rumahnya.

Melalui cat ini maka lantai rumah akan terlihat lebih mengkilat sehingga akan indah jika dipandang. Lalu, apa sajakah manfaat cat epoxy bagi lantai? Simaklah beberapa penjelasan di bawah ini.


Fungsi Cat Epoxy Bagi Lantai

1. Memperkuat Daya Tahan Lantai

Cat epoxy adalah campuran dari beberapa bahan kimia yang menjadikan cat ini dapat memberikan ketahanan pada lantai. Artinya bahwa apabila permukaan lantai dilapisi dengan cat epoxy ini, lantai akan sanggup menampung beban yang berat sekalipun tanpa mudah retak.

Oleh karena itu cat epoxy sangat direkomendasikan untuk lantai pada pabrik, mall maupun industri-industri besar yang menampung beban berat di lantai. Lantai pun akan kuat dalam waktu yang lama, sangat menari bukan?

2. Lantai Terlihat Lebih Indah

Penggunaan cat epoxy akan membuat lantai terlihat lebih indah, karena cat epoxy ini akan memberikan efek mengkilat pada lantai. Lantai akan terlihat lebih bersih dan bersinar dari pada lantai biasa.

Selain itu cat ini juga tersedia dengan berbagai macam warna. Warna tersebut dapat dipilih sesuai kebutuhan dan selera, sehingga akan membuat lantai terlihat lebih artistik.

3. Melindungi Lantai dari Goresan

Terkadang lantai akan penuh oleh goresan karena gesekan benda-benda kasar seperti motor, mobil dan benda lainnya. Melalui penggunaan cat ini maka dapat melindungi permukaan lantai dari goresan tersebut.

Oleh karena itu cat ini sangat direkomendasikan untuk melapisi lantai di garasi dan lantai bengkel, karena lantai tersebutlah yang paling sering mengalami gesekan sehingga membuat lantai rusak.

4. Anti Slip

Formula anti slip untuk lantai memang sangat dibutuhkan saat ini untuk melapisi lantai yang rawan licin seperti kamar mandi dan dapur. Terlebih jika di dalam rumah terdapat anak kecil dan lansia yang memerlukan keamanan ekstra. Maka cat ini akan memberikan keamanan tinggi dan akan terhindar dari lantai yang licin.

5. Anti Noda

Penggunaan cat epoxy akan membuat lantai terhindar dari noda, terutama pada lantai dapur yang sering digunakan untuk memasak. Lantai yang dilapisi dengan cat epoxy juga akan mudah dibersihkan sehingga akan menghemat waktu dan biaya perawatan lantai.

6. Waterproofing

Manfaat lain cat epoxy untuk lantai adalah waterproofing yaitu menjaga lantai dari rembesan air yang dapat merusak ketahanan lantai.

7. Memenuhi Standar Kesehatan

Cat epoxy banyak direkomendasikan untuk lantai-lantai pada rumah sakit. Sehingga sering ditemui lantai rumah sakit yang mengkilap. Alasannya karena cat tersebut telah teruji dan memenuhi standar kesehatan, jadi jelas cat ini aman untuk kesehatan.

8. Tahan Pada Suhu Yang Tinggi

Reaksi kimia yang terjadi membuat cat ini akan tahan pada suhu yang tinggi atau tahan panas. Sehingga cat ini memang bagus untuk lantai industri-industri besar karena kualitasnya yang tidak diragukan lagi.


Demikianlah informasi serta segudang manfaat cat epoxy bagi lantai yang harus diketahui, agar kualitas lantai pada rumah maupun bangunan lain akan semakin berkualitas.

Oleh karena itu janganlah ragu untuk menggunakan cat epoxy demi keamanan lantai.

Cara Membuat Curving pada Epoxy Mortar

Curving adalah penutupan pada sudut lantai dan dinding yang berbentuk siku-siku sehingga menjadi melengkung.

Penerapan curving ini seringkali digunakan oleh gedung instansi kesehatan maupun ruang-ruang yang harus selalu dalam keadaan steril.

Lalu bagaimana cara membuat curving pada epoxy mortar dan apa saja kegunaannya? Berikut ini penjelasan singkatnya.

Cara Membuat Curving Pada Epoxy Mortar

1. Siapkan Bahan Yang Diperlukan

Sebelum memulai proses cara membuat curving pada epoxy mortar yang paling utama adalah menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan. Bahan-bahan tersebut antara lain mortar epoxy, peralon, lakban kertas, dan sendok semen.

Untuk peralon gunakan yang berukuran 4 inchi kemudian potong menjadi 25 cm. Apabila tidak ada peralon juga bisa diganti dengan botol kaca ukuran kecil.

2. Menyiapkan Area

Setelah semua bahan tersedia, selanjutnya adalah menyiapkan area yang akan dibuat curving dengan epoxy mortar.

Area sudut antara dinding dan lantai yang akan dicurving sebaiknya dibersihkan terlehih dahulu baik dari kotoran maupun debu. Hal ini agar hasil curving yang dibuat lebih maksimal.

3. Susun Peralon Pada Area Yang Sudah Dibersihkan

Cara membuat curving pada epoxy mortar selanjutnya adalah menyusun botol-botol atau peralon pada area antara dinding dan lantai yang sebelumnya sudah dibersihkan.

Penyusunan peralon yang rata tentu akan menghasilkan curving yang bisa melengkung dengan sempurna. Sehingga tingkat kebersihan dan higienis suatu ruangan semakin terjaga.

4. Gunakan Lakban Kertas

Sebagai Pembatas agar hasil curving menjadi lebih rapi sebelum memulai untuk mengaplikasikan mortar epoxy sebaiknya gunakan lakban kertas untuk pembatas.

Pasang lakban kertas pada dinding dan lantai sesuai dengan panjang curving antara dinding ke lantai yang diinginkan. Pastikan bahwa pemasangan lakbannya benar-benar lurus dan rapi.

5. Mulai Aplikasikan Mortar Epoxy

Mulai mengaplikasikan mortar epoxy adalah langkah cara membuat curving pada epoxy mortar selanjutnya.

Aplikator cukup mengikuti bentuk peralon atau botol yang sebelumnya sudah disusun di area yang akan dibuat curving.

Ketika megaplikasikannya usahakan jangan sampai melebihi maupun melewati garis lakban kertas yang difungsikan sebagai pembatas.

6. Ratakan Permukaan

Setelah proses pengaplikasian selesai, maka ratakan permukaan agar menjadi lebih halus. Aplikator bisa mengunakan amplas atau alat lain yang memiliki fungsi yang sama.

Pastikan kembali bahwa semua permukaan sudah rata dan tertutup dengan sempurna. Setelah itu diamkan selama beberapa jam hingga mortar epoxy benar-benar kering.

7. Lepaskan Lakban

Begitu curving mortar epoxy sudah benar-benar kering maka lakban yang sebelumnya digunakan sebagai pembatas bisa dilepaskan.

Copot lakban yang berada di dinding dan lantai dengan hati-hati dan sekali tarikan. Usahakan jangan sampai meninggalkan bekas pada lantai maupun dinding yang di curving dengan mortar epoxy.


Kegunaan Curving pada Lantai Epoxy

Penerapan curving pada lantai epoxy memiliki beberapa kegunaan khususnya bagi kesehatan dan kebersihan.

Untuk itulah penerapan curving ini sangat disarankan dibandingkan dengan sudut lantai dan dinding yang berbentuk siku-siku. Berikut detail lengkapnya.

1. Mencegah Kuman dan Bakteri

Salah satu manfaat atau kegunaan dari curving pada lantai epoxy adalah mampu mencegah kuman dan bakteri.

Lantai yang tidak di curving tentu akan lebih sulit ketika dibersihkan sehingga akan membuat kuman dan bakteri menumpuk disana.

Untuk itulah penerapan curving yang notabene berbentuk melengkung akan membuat proses pembersihannya menjadi lebih mudah.

2. Ruangan Menjadi Lebih Steril

Karena tidak ada tempat bagi bakteri atau kuman berkembang biak maka ruangan dengan penerapan curving ini jauh lebih steril dibandingkan yang tidak menggunakannya.

Pada gedung rumah sakit atau ruang laboratorium banyak menerapkan curving demi menjaga ruangan tetap bersih dan steril.

Selain dari curvingnya sendiri, mortar epoxy juga mengandung bahan yang mampu melindungi setiap sudut lantai dari berbagai bakteri dan kuman.

3. Ruangan Menjadi Lebih Bersih

Pada lantai epoxy dengan penerapan curving proses pembersihan baik itu ketika disapu maupun di pel akan lebih mudah.

Hal ini dikarenakan sudutnya yang berbentuk lengkung bukannya siku-siku yang seringkali masih tetap menyisakan debu meskipun sudah dibersihkan.

Untuk itulah penerapan ini sangat disarankan bagi tidak hanya bagi instansi kesehatan namun juga keluarga agar ruangan dalam rumah menjadi lebih sehat.


Nah itulah uraian mengenai langkah cara membuat curving pada epoxy mortar dan kegunaannya bagi lantai epoxy.

Meskipun proses pembuatannya cukup mudah, namun tetap harus dilakukan oleh seseorang yang sudah profesional dan ahli di bidangnya.

Karena proses curving ini adalah proses awal maka pengerjaannya pun dilakukan sebelum proses pengecatan lantai menggunakan epoxy.

Hal ini dimaksudkan agar pengerjaan epoxy lantai bisa lebih rapi karena curving sudah dikerjakan terlebih dahulu.

Apa itu Powder Coating?

Proses atau sistem pengecatan saat ini terbilang sangat berkembang pesat. Salah satu sistem pengecatan yang populer yaitu dengan Powder coating. Sebenarnya Powder coating ini merupakan sebuah proses finishing kering pada sebuah pengecatan. Untuk lebih lanjut mengenai Powder coating ini, simak informasinya berikut ini!

Apa Itu Powder Coating?

Ketika bertanya-tanya mengenai apa itu Powder coating? Maka jawabannya sangat simpel. Powder coating ini merupakan sebuah sistem pengecatan yang tidak menggunakan bahan cair maupun pengencer seperti halnya yang biasa dilakukan pada saat pengecatan konvensional. Sistem pengecatan yang satu ini biasanya digunakan untuk melapisi sebuah logam baik itu besi maupun sebuah alumunium.

Powder coating ini juga terbilang sebagai proses pengecatan kering yang menggunakan sebuah partikel yang telah dihaluskan. Partikel tersebut seperti halnya resin maupun pigmen yang telah diberikan sebuah muatan elektrotatis sehingga siap untuk disemprotkan dalam suatu objek. Tidak hanya itu, ketika melakukan Powder coating ini, sebuah objek benda juga harus dibersihkan baik dari debu maupun minyak. Sehingga akan melancarkan proses Powder coating tersebut.

Teknik Dalam Melakukan Pengecatan Powder Coating

Sebelum menerapkan beberapa teknik dalam Powder coating ini, biasanya serbuk yang hendak digunakan harus sudah melalui oven dengan suhu antara 190 hingga 220 celcius. Nah, berikut beberapa teknik dalam melakukan pengecatan Powder coating, antara lain:

  • Proses pencelupan. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, Powder coating telah diberikan sebuah muatan elektrotastik. Nah benda yang ingin dilapisi tersebut dicelupkan dalam bak yang berisi Powder coating tersebut.
  • Teknik penyemprotan. Karena Powder coating termasuk dalam proses pengecatan kering, caranya cukup disemprotkan pada objek yang ingin dilapisi dengan Powder coating tersebut.

Setelah melalui salah satu dari teknik yang diinginkan dalam proses Powder coating tersebut, benda atau objek hanya perlu dimasukkan dalam oven. hal tersebut bertujuan agar lebih merekatkan objek dengan serbuk atau partikel sehingga akan menciptakan lapisan yang lebih halus.

Jenis Bahan Dalam Powder Coating

Ada dua jenis yang digunakan dalam bahan atau material untuk Powder coating ini. Jenis bahan tersebut yang akan menjadi dasar untuk melapisi permukaan sebuah benda. Bahan dalam Powder coating ini antara lain:

  • Thermo Plastic. Ketika bahan yang satu ini dipanaskan, maka akan melakukan pencairan. Sehingga akan lebih mudah untuk diterapkan pada suatu objek.
  • Berbeda halnya dengan Thermo Plastic, bahan Thermosetting ini tidak akan mengalami pencairan meskipun telah dipanaskan. Hal ini karena Thermosetting tahan terhadap panas.

Ketika dilakukan proses pemanasan pada Powder coating ini, akan terjadi reaksi kimia silang. Hal ini yang menjadikan proses penyemprotan Powder coating ini lebih unggul. Reaksi kimia silang ini dikarenakan dari temperatur oven dengan bahan yang ada pada Powder coating tersebut.

Tahap Dalam Powder Coating

Berbicara mengenai tahap dalam Powder coating, secara singkat terdiri dari tiga tahap. Tahap tersebut terdiri dari tahan awal, pengolahan, maupun tahap akhir. Berikut tahap tersebut, antara lain:

1. Tahap Awal

Tahap awal ini merupakan tahap yang harus dilakukan secara urut. Ada beberapa proses pada tahap awal ini, seperti halnya:

  • Degreasing ini merupakan sebuah tangki yang diisikan dengan asam sulfat. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan segala kotoran yang ada pada benda yang ingin dilakukan pengecatan. Biasanya alumunium yang dimasukkan dalam tangki ini didiamkan selama 10 hingga 25 menit.
  • Setelah objek direndam dalam tangki yang berisi asam sulfat. Kini saatnya menghilangkan sisa kotoran dari proses degreasing tersebut. Hal itu disebut dengan proses rinsing.
  • Permukaan yang telah bersih dari kotoran dihaluskan dalam sebuah ruangan dengan suhu 20 hingga 25 derajat. Hal tersebut biasanya menggunakan sebuah soda api. Proses ini disebut sebagai Desmuting.
  • Rinsing ulang. Setelah dilakukan penghalusan menggunakan soda api, saatnya melakukan pembersihan ulang ketika terdapat soda api yang melekat pada objek tersebut.

2. Tahap Pengolahan Utama

Pengolahan utama ini yang menjadi kunci dari proses Powder coating ini. Ada beberapa proses dalam pengolahan utama ini, antara lain:

  • Pada proses ini, objek yang dilapisi dipelihara agar mampu menghasilkan permukaan yang sempurna dan benar-benar bagus. Pemeliharaan tersebut menggunakan sebuah larutan asam maupun alkalin. Bahkan tidak hanya itu, biasanya juga menggunakan heksavalensi chromium.
  • Isikan sebuah tangki yang berisi demineralisasi untuk menghilangkan kotoran yang masih tertinggal atau terkontaminasi dengan alumunium. Hal ini dilakukan sebanyak dua kali sehingga benar-benar memastikan alumunium bersih.
  • Prose pengeringan ini menggunakan sebuah oven dengan suhu 80 derajat. Hal ini bertujuan agar alumunium terhindar atau bebas dari air.

3. Pengolahan Akhir

Proses pengolahan akhir ini menjadi penting untuk melihat apakah proses pengecatan Powder coating ini berhasil atau tidak. Pada proses ini dilakukan coating atau pengecatan dalam ruangan yang tertutup. Setelah itu dilakukan pemanasan ulang yang akan menjadikan hasil cat keras dan kuat.

Sistem pengecatan Powder coating ini, memiliki keunggulan dibandingkan dengan teknik yang lainnya. Hal ini karena hasil dari Powder coating ini memang lebih melekat dan bagus.

Beberapa Jenis Epoxy

Epoxy adalah istilah untuk menggambarkan suatu jenis material dan cara penggunaan material tersebut. Epoxy biasanya terdiri dari kombinasi resin dan hardener. ketika digabung, resin dan hardener membentuk reaksi kimia menjadi material sejenis plastik.

Epoxy biasanya terdiri dari kombinasi resin dan hardener. ketika digabung, resin dan hardener membentuk reaksi kimia menjadi material sejenis plastik.

Bentuk material akhir sangat kuat, awet, dan sangat melekat dengan lapisan bawahnya.

Maka dari itu, lantai epoxy sering digunakan untuk tempat yang memerlukan ketahanan lantai tinggi seperti lingkungan industri, rumah sakit atau lapangan olahraga.

Jenis – Jenis Epoxy

Beberapa tipe epoxy lantai, antara lain :

1. Self-leveling Epoxy Floors

Digunakan diatas lantai baru maupun lama, retak maupun rusak untuk memberikan kesan halus, mulus, tahan lama dan perawatan yang mudah pada lantai.

Epoxy jenis ini terdapat beberapa variasi warnanya. warna digunakan sebagai dekoratif, menunjukan pola, atau menandai hal penting dalam lingkungan industri. Hal ini digunakan ketika ingin menimbukan keindahan, ketika ada lecet, heat or slip resistance

2. Epoxy Mortar Floors

Jenis ini merupakan epoxy lantai terkuat saat ini. Dibuat dengan 100% solids epoxy dan pasir lalu di sekop pada satu tempat.

3. Quartz-filled Epoxy Floors

Jenis ini merupakan kombinasi dari epoxy polymer resin dengan warna.

4. Anti-Static Epoxy Floors (ESD Resistant Floors)

ESD dapat sangat berbahaya dalam beberapa kondisi. ESD dapat membantu mengurangi bahaya statis.

Jenis epoxy ini mengandung material yang mengakumulasikan listrik statis. Sangat disarankan pada lingkungan yang berhubungan dengan bahan flammable

5. Epoxy Flake Floors

Digunakan untuk mengurangi tergelincir dan jatuh. Digunakan pada dapur, showroom automotive, klinik, dll.

Apa itu Sandblasting

Sandblasting adalah salah satu metode persiapan permukaan suatu objek (umumnya metal/ logam) sebelum dilakukan proses pengecatan (coating), dengan cara menembakkan partikel padat (abrasive material) dengan tekanan tinggi.

Abrasive material yang digunakan bisa silica sand, garnet, steel grit, steel shot, glassbead atau yang lainnya. Perbedaan material abrasive akan menghasilkan perbedaan hasil tekstur, kedalaman profil dan tampilannya.

Tekanan tinggi untuk mendorong material abrasive  sebesar 6 bar,  biasanya dihasilkan dari screw air compressor. Tekanan angin  harus konstan dan stabil karena perbedaan tekanan membuat perbedaan hasil Sandblasting.

Manfaat Sandblasting   

  1. Membersihkan permukaan objek dari kontaminan. Seperti karat, minyak, cat, garam dan lain-lain.
  2. Menghilangkan cat lama (existing).
  3. Membuat profile pada permukaan objek.
  4. Membuka pori-pori objek, sehingga cat dapat meresap dan melekat lebih kuat.

Alat & Perlengkapan Sandblasting

Sandblasting dikerjakan dengan peralatan dan perlengkapan khusus. Peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan adalah

  1. Air Compressor

Dibutuhkan angin dengan tekanan tinggi dan stabil untuk proses sandblasting. Tekanan minimal 6 bar di ujung nozzle. Bisa menggunakan compressor kapasitas 265 CFM atau 390 CFM.

Jenis Air Compressor yang dapat digunakan adalah jenis screw compressor. Merk yang biasa dipakai adalah merk Airman, Atlas Copco atau merk lainnya.

  1. Sandblasting Machine

Ini adalah peralatan utama pekerjaan sandblasting. Peralatan ini terdiri dari :

  1. Sandbpot (C/W 1-1/4″ piping installed, Pop up Valve & Ball Valve)
  2. Nozzle Sandblasting No. 6 (Size : 1-1/4″ hose)
  3. Nozzle Holder
  4. Hose Coupling 1-1/4″
  5. Blasting Hose 1-1/4″ x 20 meter
  6. Moisture Sparator 1-1/4″
  7. Breating Air Filter
  8. Remote Control Valve TLR-300
  9. Air Hose 1″ x 10m with Connector
  10. Air Hose 1/2″ x 10m with Connector
  11. Air Hose 1/4″ x 10m with Connector

Berdasarkan kapasitas daya tampung abrasive material-nya, sandpot ada yang berkapasitas 50kg, ada juga yang 250kg. Pilih kapasitas kecil untuk volume kecil, dan yang besar untuk volume pekerjaan besar.

#3 Alat Perlindungan Diri (APD)

Karena sandblasting merupakan pekerjaan beresiko tinggi, maka aplikator wajib menggunakan Alat Perlindungan Diri (APD). APD yang harus dipakai yaitu :

  1. Sandblasting Suit (Baju Khusus Sandblasting)
  2. Sandblasting Helmet
  3. Sepatu Safety
  4. Earplug
  5. Handling Glove (Sarung Tangan)

Consumable Item

  1. Abrasive Material
  2. Solar
  3. Kaca Sandblasting Helmet

Internal Pipe Blasting

Proses Sandblasting Painting untuk bagian dalam pipa (Internal Pipe) ukuran 4” ke atas, dapat dilakukan

Menggunakan peralatan khusus yaitu Hollow blast (untuk Sandblasting) dan Hollow Spray (untuk Pengecatan).

Cara kerja Internal Sandblasting adalah Hollow blast dimasukkan ke dalam pipa hingga ujung pipa. Setelah itu, angin tekanan tinggi dari compressor di lewatkan melalu selang untuk mendorong pasir blasting. Hollow blast berjalan mundur dengan cara di Tarik.

Cara kerja Hollow spray juga sama. Pengecatan dilakukan dengan cara hollow spray berjalan mundur (ditarik).

PT. ELTAMA PRIMA INDO telah berpengalaman melakukan pekerjan Sandblasting Painting untuk Internai Pipe, diantaranya proyek PERTAMINA, WIKA, REKIND untuk internal pipe avtur di Bandara Soekarno Hatta 3, Cengkareng, Banten.